New PostsSee All

Sabtu, 07 Maret 2015

Berusaha Terlalu Keras

Berusaha Terlalu Keras ~ Apa yang sobat pikirkan ketika membaca judul postingan ini? Bisa dikatakan bahwa, bekerja keras merupakan suatu hal yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan kita. Di dalamnya, kita berusaha mencapai tujuan kita atau menjadi apa yang kita inginkan.

Menjadi pribadi luar biasa

Perhatikan kehidupan kita masing-masing, lalu tanyakan hal ini, "Pernahkan saya bertanya-tanya mengapa setiap orang menyukai bayi?". Jawabannya cukup singkat dan sederhana, yaitu karena bayi tidak peduli apakah kita menyukai mereka atau tidak. Bayi, makan, tidur, menangis, ribut, dan bau. Bayi-bayi itu tidak peduli sama sekali.

Bayi tidak berusaha membuat orang lain terkesan padanya. Pada saat kita masih bayi, kita tidak perlu keren, terpelajar, pintar ataupun seksi agar kita disukai.

Sungguh mengagumkan! bahwa, bayi tidak peduli apa yang kita pikirkan tentang mereka, dan tanpa sadar kita menyukai mereka karena hal itu. Terlepas hal itu kita sadari atau tidak, itulah yang benar-benar dan sering terjadi.

Ada suatu hal yang dapat kita pelajari melalui hal ini. Jadilah diri sendiri. Bukan berarti kita menjadi seseorang yang egois. Tetapi lebih kepada, tidak perlu berusaha terlalu keras. :)

Minggu, 07 Desember 2014

Peripheral: Monitor

A. Pengertian Monitor

Monitor merupakan salah satu perangkat keras yang digunakan pada komputer, berfungsi untuk menampilkan atau menyajikan hasil kerja yang dilakukan oleh komputer. Karena kegunaannya tersebut, komputer tidak dapat digunakan sama sekali karena monitor adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari komputer. Ukuran monitor yang ada saat ini mulai dari 14 inch sampai dengan 21 inch atau lebih. Monitor yang disarankan adalah monitor yang memiliki resolusi sebesar 1024 x 768 pixel agar mata kita tidak cepat lelah dan tidak merusak mata.


B. Jenis-Jenis Monitor

1. Monitor CRT

Monitor CRT (Cathode Ray Tube) atau bisa disebut Monitor tabung. Cathode Ray Tube (CRT) / Tabung sinar katoda adalah tabung vakum yang berisi sumber elektron yang digunakan untuk melihat gambar untuk mempercepat dan membelokkan berkas elektron ke layar neon untuk menciptakan gambar. Gambar dapat mewakili bentuk gelombang listrik (osiloskop), gambar (televisi, monitor komputer), radar target dan lain-lain. Tipe ini menggunakan tabung hampa yang dibungkus dengan kaca. 

Tampilan yang dihasilkan dari monitor CRT ini dihasilkan atas pancaran dari sinar elektron (katoda) dengan kecepatan tinggi di dalam tabung hampa udara. Lalu pancaran sinar elektron tersebut menumbuk layar dengan sifatnya yang flouroscent dan pada akhirnya bisa membentuk sebuah pola pada layar. Keuntungan dengan menggunakan jenis monitor CRT yaitu harganya yang terbilang lebih murah. Namun disisi lain kelemahan dari monitor ini membutuhkan daya listrik yang cukup besar serta pancaran dari radiasi elektromagnetiknya bisa membuat mata cepat lelah.

2. Monitor Plasma

Sebuah layar plasma adalah video tampilan komputer dimana setiap piksel pada layar diterangi oleh sedikit kecil plasma atau gas yang dibebankan, agak seperti lampu neon kecil. Plasma menampilkan lebih tipis dari tabung sinar katoda (CRT) menampilkan dan lebih terang dari liquid crystal display (LCD).  

Plasma display panels:
1.  Similar in principle to fluorescent light tubes
2.  Small gas-filled capsules are excited by electric field, emits UV light
3.  UV excites phosphor
4.  Phosphor relaxes, emits some other color

3. Monitor LCD

Tipe monitor ini tidak menggunakan tabung dan gambar yang dihasilkan mempunyai tingkat presisi yang tinggi dan benar-benar datar. Monitor LCD merupakan salah satu jenis media tampilan yang bahannya menggunakan kristal cair. LCD yang berwarna terdiri atas banyak piksel atau titik cahaya yang mana titiknya itu merupakan satu buah kristal cair. Meskipun berupa titik cahaya, namun kristal tersebut tidak bisa memancarkan cahaya karena cahayanya bersumber dari lampu neon yang mempunyai warna putih yang berada di belakang susunan kristal tersebut.


4. Monitor LED

Monitor LED adalah monitor generasi baru, monitor ini hampir sama dengan monitor LED tapi yang membedakan adalah jumlah pixelnya yang membuat ketajaman gambarnya lebih nyata.

Setiap kondisi pixel di layar disimpan ke dalam memori yang disebut frame buffer.



Pixel mempunyai informasi mengenai :
-  Lokasi = lokasi memori di frame buffer
   => banyaknya (lokasi) pixel yang dapat disimpan disebut sebagai resolusi
- Warna = banyaknya byte di frame buffer = 2n
  1 bit memori = 21 warna = 2 warna
  4 bit memori = 24 warna = 16 warna
  8 bit memori (1 byte) = 28 warna = 256 warna
- Kapasitas memori membatasai banyaknya pixel yang ditampilkan dan warna yang dapat direpresentasikan.

Jumat, 05 Desember 2014

Peripheral: Mouse

A. Pengertian dan Sejarah Mouse

Mouse adalah perangkat keras yang digunakan untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer dan termasuk dalam main peripheral. Pertama kali ditemukan oleh Douglas Engelbart pada tahun 1963 yang dibuat dari bahan kayu dengan satu tombol. Pada tahu 1970, Douglas Engelbart memperkenalkan mouse yang dapat mengetahui koordinat X dan Y di komputer, mouse ini dikenal dengan nama X-Y Position Indicator. Disebut dengan nama mouse karena memiliki kabel yang menjulur seperti ekor tikus.


B. Perkembangan Mouse

Jika dulu mouse memiliki bola kecil yang berfungsi untuk mendeteksi gerakan bola pada permukaan yang kasar dan rata, mouse yang lebih modern sudah menggunakan sinar optis dalam mendeteksi gerakan. Selain itu, ada pula yang menggunakan teknologi nirkabel, baik itu berbasis radio, infrared maupun bluetooth.

Saat ini, teknologi terbaru sudah memungkinkan mouse menggunakan sistem laser, yang memungkinkan resolusi mencapai 2000 titik per inci (dpi) hingga 4.800 titik per inci. Fitur lainnya yang sudah terdapat pada mouse modern ini yaitu sudah dilengkapi dengan fitur macro. Biasa mouse jenis ini digunakan oleh para gamer dalam memudahkan mereka memainkan video game karena dapat menambahkan fungsi tertentu pada tombol tambahan yang terdapat pada mouse.

C. Beberapa Fungsi Mouse

a. Menggerakan kursor pada layar monitor.
b. Memilih file (click)
c. Membuka atau menjalankan file (double click).
d. Mengubah nama file.
e. Memindahkan atau menggeser file.
f. Scrolling screen.
g. Mendeteksi gerakan 2 dimensi secara relatif terhadap posisinya sekarang.
h. Mengontrol pengecilan atau perbesaran tampilan objek.

Kamis, 04 Desember 2014

Peripheral: Keyboard

A. Pengertian Keyboard


Keyboard adalah perangkat keras yang digunakan untuk menginputkan data pada komputer, tersusun atas berbagai tombol yang memiliki fungsi berbeda. Pada umumnya, keyboard tersusun atas 104 tombol yang di dalamnya sudah memuat karakter abjad, numerik, tanda baca, navigasi, operator artimatika sederhana dan berbagai tombol fungsi lainnya.


B. Sejarah dan Perkembangan Keyboard

Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington. Jumlah seluruh tombol pada keyboard ada 104 tombol.Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik.

Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output.

C. Jenis-Jenis Keyboard

Secara fisik, keyboard dapat terbagi menjadi 4 jenis yaitu keyboard serial, keyboard PS/2, keyboard wireless, dan keyboard USB.

a. Keyboard Serial

Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer bertipe AT.


b. Keyboard PS/2

Biasanya digunakan pada komputer ATX. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilakukan dengan cermat karena port nya sama dengan port yang dimiliki mouse.


c. Keyboard Wireless

Sesuai dengan namanya, keyboard ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dan komputer. Jenis koneksi yang digunakan untuk menghubunbkan kedua perangkat yaitu infrared, wireless atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada CPU.


d. Keyboard USB

Jenis keyboard yang terbaru saat ini, menggunakan serial port USB sebagai penghubungnya sehingga memungkinkan transfer data semakin cepat.


Berdasarkan bentuk dan tombol, keyboard dapat terbagi menjadi 7 jenis yaitu QWERTY, DVORAK, KLOCKENBERG, Maltron, Chord, Alphabetic, dan Numeric.

a. QWERTY

Tata letak keyboard QWERTY ini ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878, dan kemudian menjadi standar mesin tik komersial pada tahun 1905. QWERTY diambil dari 6 huruf berurutan pada baris kedua dari tombol alfanumerik tersebut. Keyboard QWERTY didesain sedemikian rupa sehingga key yang paling sering ditekan terpisah letaknya sejauh mungkin, sehingga bisa meminimalkan kemacetan pada saat mengetik (pada mesin ketik mekanik). 


Meskipun tata letak QWERTY sangat luas pemakaiannya, tetapi memiliki beberapa kelemahan dan ketidakefisienan. Misalnya, 48 persen dari gerakan diantara huruf yang berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row (baris awal dari posisi jari pada keyboard). Beban tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56%). Contoh paling nyata dari ketidakefisienan tata letak QWERTY adalah pengetikan huruf ‘a’ yang cukup sering dipakai, tetapi harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah.

b. DVORAK

Keyboard DVORAK (1932), dimana susunan hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga tangan kanan dibebani lebih banyak pekerjaan dibanding dengan tangan kiri. Selain itu, tata letak DVORAK dirancang agar 70 persen dari ketukan jatuh pada home row, sehingga bisa mengurangi kelelahan karena pengetikan (lebih ergonomik). 


Sejumlah percobaan menunjukkan bahwa tata letak Dvorak lebih efisien 10-15% dibanding dengan tata letak QWERTY.

c. KLOCKENBERG

Keyboard ini dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah. Selain itu, keyboard KLOCKENBERG mempunyai tombol-tombol yang dibuat lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman. Tata letak ini, selain mengurangi beban otot pada jari jemari dan pergelangan tangan juga dirancang untuk mengurangi beban otot pada tangan dan bahu. Terpisahnya bagian kiri dan kanannya menjadikannya relatif lebih banyak memakan ruang.


d. Maltron

Tak seperti keyboard pada umumnya yang datar, keyboard ini dibuat agak cekung ke dalam. Dengan pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan mengetik, maka jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus. Produsen Maltron berkeyakinan bahwa pada dasarnya, hanya digunakan 8 jari dari sepuluh jari yang tersedia ketika manusia mengetik dengan keyboard biasa.


Dengan mengetik di keyboard biasa, maka jari tangan harus beradaptasi dengan bentuk keyboard. Hal ini diklaim oleh mereka dapat menyebabkan RSI (Repetitive Stress Injuries). Sementara, dengan menggunakan Maltron, keyboardnyalah yang akan menyesuaikan dengan tangan. Dengan bentuk yang unik seperti ini, Maltron menjamin kenyamanan jari tangan di saat mengetik sehingga tidak menyebabkan RSI bahkan bisa jadi akan meningkatkan kecepatan mengetik sebab yang digunakan adalah 10 jari bukannya 8 jari.

e. Chord

Hanya mempunyai beberapa tombol antara 4 sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa tombol secara bersamaan. Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang portabel. Waktu pelatihan singkat, penekanan tombo-tombol mencerminkan bentuk huruf yang diinginkan Kecepatannya tinggi namun kurang populer, karena pada pemakaian yang lama akan menyebabkan kelelahan pada tangan.


f. Alphabetic

Tombol-tombol yang ada pada keyboard alphabetik disusun persis seperti pada tata letak QWERTY maupun Dvorak, tetapi susunan hurufnya berurutan seperti pada urutan alphabet. Keyboard alphabetik juga tidak dapat menyaingi popularitas tata letak QWERTY, tetapi biasanya banyak ditemui pada mainan anak-anak, sehingga anak-anak diajar mengenal huruf alphabet. Bagi pengguna yang bukan tukang ketik, barangkali tata letak ini cukup membantu. Tetapi, dari hasil pengujian, penggunaan tata letak seperti ini justru memperlambat kecepatan pengetikan.


g. Numeric

Untuk memasukkan bilangan dalam jumlah yang besar, orang lebih suka menggunakan tombol numerik (numeric keypad) yang tata letak tombol-tombolnya dapat dijangkau dengan tangan.


Senin, 01 Desember 2014

Pengertian Peripheral

A. Pengertian Peripheral
Peripheral adalah sebuah perangkat keras yang ditambahkan pada komputer dengan tujuan untuk mengembangkan atau meningkatkan kinerja suatu komputer. 



Secara khusus istilah peripheral digunakan untuk perangkat yang hanya digunakan sebagai pilihan saja, bukan sebagai perangkat keras yang wajib ada pada komputer. Artinya jika perangkat tersebut (peripheral) tidak digunakan maka komputer sudah dapat berjalan dan dapat digunakan, hanya saja kemampuan komputer akan terasa kurang sempurna.
B. Peripheral Berdasarkan Jenisnya

Perangkat peripheral dapat terbagi menjadi dua jenis yaitu Main Peripheral atau Perangkat Utama dan Auxillary Peripheral atau Perangkat Perndukung.


Main Peripheral : Perangkat keras utama yang wajib dalam pengoperasian komputer. Perangkat tersebut adalah Monitor, Mouse dan Keyboard.

Auxillary Peripheral : Perangkat keras tambahan yang tidak wajib ada dalam pengoperasian komputer karena biasanya digunakan untuk keperluan tertentu saja. Contohnya adalah Printer, Speaker, Scanner dan lain-lain.


C. Peripheral Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya, peripheral dapat dibagi menjadi dua yaitu Peripheral Input (masukan) dan Peripheral Output (keluaran).

Input : Perangkat masukan yang berfungsi untuk memberikan perintah kepada komputer untuk melakukan tugas tertentu. Contohnya adalah Mouse, Keyboard, Kamera dan lain-lain.

Output : Perangkat keluaran yang berfungsi menyajikan hasil kerja dari komputer. Contohnya adalah Monitor, Printer, Speaker dan lain-lain.




Seiring berjalannya waktu, saat ini peripheral baru terus hadir untuk memenuhi kebutuhan manusia, peripheral tersebut pada umumnya merupakan pengembangan dari yang telah ada sebelumnya sehingga kemampuannya semakin canggih dan semakin memudahkan pekerjaan.

Masih banyak contoh peripheral yang ada saat ini, kita dapat menemukannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena pada dasarnya, perangkat tersebut bekerja bersama dengan komputer untuk melakukan pekerjaan tertentu sesuai dengan perintah yang diberikan pada komputer.